fbpx
Puasa Politik Sebagai Usaha Pemersatu Bangsa

Puasa Politik Sebagai Usaha Pemersatu Bangsa

Spread the love

Puasa Politik Sebagai Usaha Pemersatu Bangsa. Sekarang Politik Membelah Dua Bangsa

Oleh Mardigu Wowiek

Sejak ada calon nomor satu dan nomor 2 di pilpres maka saya mengurangi tulisan dan komentar yang berbau perpolitikan. Balik maning nang laptop, urusan bisnis.

Bingung membaca saling serang di media, ada yang bilang 8 juta isi monas diluas lahan 100 ha, ada yang komen wukuf di arafah yang 500 ha saja hanya 4 juta!!

Saya ngak tahu mana yang benar. Yang jelas yang hadir di monas itu seru dan syahdu. Yang jelas damai. Wis ngono wae kok repot.

Bisa ngak kita ini stop saling ejek. Mulainya bagaimana? Bagaimana kalau kita usul untuk pemerintah dan incumbent stop propaganda keberhasilan, bagi bagi sertifkat, dan lain sebagainya di semua media sebentar saja, selama 3 bulan kedepan ini deh. Usual juga penantang stop berpropaganda. Kampanye turun kelapangan tanpa komentar.

Juga media, bagaimana kalau isinya semua netral pada media mainstream. Hal seperti itu bisa gak ya?,Puasa Politik Sebagai Usaha Pemersatu Bangsa

Atau bagaimana berita politik dan diskusi politik hilang dari semua media mainstream terutama TV selama 3 bulan kedepan.

Saya rasa sampai medsos pun bisa hening tidak komentar politik. Bener deh, ini menurut saya sih, tidak semua masalah bisa di selesaikan MELALUI POLITIK. Tidak semua masalah harus di selesaikan dengan JABATAN DI PEMERINTAHAN.

Yang kasih makan setiap hari ke mulut anak-anak kita ya diri kita sendiri, yang bayar listrik setiap akhir bulan ya kita sendiri, yang bayar biaya transport, biasa kesehatan, terbanyak ya kita sendiri. Memang kalau jokowi lagi pendapatan kita tahun depan naik 10 kali lipat? Memang kalau prabowo jadi, pendapatan kita naik 10 kali lipat?

Memang kalau prabowo jadi presiden maka khilafah jadi dasar negara? Ya ngak juga. Memang kalau jokowi lagi jadi presiden pancasila garansi bubar? Ya ngak juga.

Semua itu RELATIF. Semua itu bisa berubah demi kepentingan berkuasa karena memang semua itu politik. Politik selalu berpihak pada kepentingan KEMENANGAN walau sesaat.

Inilah yang membuat saya sesaat jadi alergi politik untuk saat ini. Sementara saya tidak mendukung dulu dan tidak berpolitik. Oiya, tidak mendukung itu bukan berarti saya tidak memilih loh ya J . Di kotak suara saya memilih!!!.

Akhirul kalam, Selamat berpuasa komentar politik, tak lupa kami ucapkan terima kasih banyak kepada para politikus, para pendukung fanatik dan media massa karena anda berhasil membelah dua bangsa ini.

Source KLIK DISINI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *